Air Rebusan Mi Instan, Sebaiknya Dibuang atau Dip「American Lottery」akai?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Taruhan lotre

DapatAmAmerican Lotteryerican Lotterykan inforAmerican LotteryMasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Ia menAmerican Lotteryjelaskan, mi mengandung berbagai vitamin yang larut dalam air salah satunya asam folat.

KOMPAS.com - Siapa yang termasuk penggemar mi instan?

Meski demikian, mengonsumsi mi instan juga harus dibatasi, disarankan sebanyak 1-2 kali saja dalam satu bulan.

“Disarankan hanya dikonsumsi 1-2 kali sebulan, mengingat kandungan natrium dan pengawetnya,” ujar Dwi.

Nah, dari sisi kesehatan, mana yang lebih baik: buang air rebusan dan menggantinya dengan air baru atau tetap menggunakannya?

“Tidak perlu diganti airnya, karena mi sudah difortifikasi dengan berbagai vitamin yang larut air, termasuk asam folat. Kalau diganti maka tidak bisa memperoleh manfaat vitamin-vitamin tersebut,” kata Dwi, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (7/8/2021).

Diberitakan Kompas.com, 6 Agustus 2021, mi instan merupakan bahan pangan yang terbuat dari tepung terigu yang diolah, lalu dikeringkan dengan dua macam cara, yakni digoreng dan dipanggang pada suhu tinggi.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Mi Instan? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dwi Budiningsari mengatakan, sebenarnya tidak perlu mengganti air rebusan mi instan.

Baca juga: INFOGRAFIK: Cara Bikin Mi Instan Jadi Makanan Sehat

Oleh karena itu, jika air rebusan dibuang dan diganti air baru, maka vitamin-vitamin tersebut akan hilang.

Biasanya, ada dua "tim" di kalangan penggemar mi instan. Pertama, tim yang membuang air rebusannya; kedua, tim yang tetap memakai air rebusan mi instan sebagai kuah saat mengonsumsinya.