Profil dan Harta Kekayaa「Online sports betting sites」n Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Taruhan lotre

MelaOnlOnline sports betting sitesine sports betting sitesnsir laman resmi Partai Online sports betting sitesgolOnline sports betting siteskar, Azis merupakan lulusan S1 Online sports betting sitesfakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana, Jakarta dan Fakultas Hukum Universitas Trisakti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Pada Pemilu 2009, Azis sukses melenggang ke Senayan dan menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014.

Pria kelahiran 31 Juli 1970 itu kemudian melanjutkan studinya ke jenjang master di University of Western Sydney pada 1998 dan Universitas Padjajaran di jenjang yang sama pada 2003.

KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan.

Firli mengatakan, Azis dalam kasus ini menghubungi penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju pada Agustus 2020 untuk meminta tolong "mengurus" kasus yang menyeret nama kader Partai Golkar lainnya, Aliza Gunado.

"Tim penyidik melakukan penahanan kepada tersangka selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 24 September 2021 sampai dengan 13 Oktober 2021 di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (25/9/2021) dini hari.

Ia sempat bekerja sebagai konsultan dan advokat, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik bersama Partai Golkar.

Wakil Ketua DPR RI yang juga Politisi Partai Golkar Azis Syamsuddin

Azis ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

Baca juga: Selain Jiwasraya, Berikut Kasus Korupsi Terbesar di Indonesia

Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Berikut Jejak Politik dan Harta Kekayaan Alex Noerdin

Pada 2007, Azis juga menempuh gelar doktor bidang hukum pidana internasional di Universitas Padjajaran.

Baca juga: Pusaran Kasus Korupsi Menteri Jokowi, dari Mensos hingga Menpora Imam Nahrawi