Baccarat is full of leisure_Online gambling is illegal_Ranking of Asian Bookmakers_Blackjack Algorithm

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Taruhan lotre

How to play baccaratHow to play baccaratkHow to play baccaratalau ingat kejadian itu, MaHow to play baccaratya maHow to play baccaratsih saja nggak habis pikir dengan keputusannya. Baginya, keputusan itu sangat tidak masuk akal dan terburu-buru. Seingatnya, ia merasa tak punya kendali atas dirinya sendiri. Ia cuma bisa meng-iya-kan apa pun yang diminta atau diutarakan Anton.

Apakah perasaan ini benar-benar cinta? | Photo by

Freestocks.org on Pexels

Pergolakan batinnya sangat kuat saat Maya menyadari ada sesuatu yang salah meski ia nggak tahu penyebab pastinya. Di tengah kekalutannya, ia baru ingat kata-kata temannya dulu. Ketika Anton mendekatinya, seorang teman yang menjadi pelatih di perguruan silat memintanya untuk waspada.

Terlepas dari perdebatannya, ini pengalaman Maya yang mengaku pernah kena pelet. Kira-kira sungguhan nggak, ya?

Harap beli akses artikel ini atau berlangganan   untuk melanjutkan

Selama pacaran tiga bulan, Maya benar-benar dimabuk asmara. Ketika diajak ketemu Anton, ia pasti mau. Malahan, ia bisa uring-uringan saat nggak bertemu Anton. Suatu hari, Maya mulai merasakan keanehan. Ada perasaan kaget yang menghantamnya kuat sekali. Ia semakin mempertanyakan keputusannya untuk pacaran dengan Anton. Titik itulah yang dimaknai Maya sebagai puncak kesadarannya kembali.

Dalam dunia metafisika, ilmu pelet ada banyak ragamnya dan hampir semua daerah di Indonesia memilikinya. Ritual untuk menjalankanya pun berbeda-beda. Salah satu pelet yang paling berbahaya dan ampuh adalah pelet jaran goyang. Konon, orang yang kena pelet ini sangat sulit disembuhkan. Ia bisa gila karena terus-menerus memikirkan orang yang mengirimkan pelet.

Istilah ‘cinta ditolak, dukun bertindak’ bukan isapan jempol belaka. Sering kali dijadikan guyonan, nyatanya memang ada kok orang-orang yang memilih jalan mistis untuk mendapatkan hati sang pujaan. Takut akan penolakan dan sudah ‘mencium’ tanda-tanda gebetan tak punya perasaan yang sama jadi alasan utama seseorang nekat menggunakan mantra cinta. Mantra ini yang biasanya disebut guna-guna atau pelet.

“Nggak tahu kenapa. Pikiran itu tiba-tiba aja. Dalam rentang waktu dua minggu itu, Anton nembak dan aku langsung terima aja tanpa pikir panjang. Padahal, aku nggak tahu soal latar belakang atau karakter Anton kayak gimana. Bahkan, aku nggak tahu dia sekolah di mana dan umur berapa. Dengan entengnya aku bilang okay,” ungkap Maya, saat dihubungi Hipwee Premium, Senin (27/09).

Sebelum akhirnya Anton (nama samaran) menyatakan cinta, Maya tiba-tiba memutuskan pendekatan yang dijajakinya dengan kakak kelas. Seakan-akan perasaan sukanya menguap begitu saja. Walaupun dipenuhi pertanyaan “Kok aku mau sama dia?”, Maya menerima pengakuan cinta Anton.

Menyoal pelet cinta | Illustration by Hipwee

Mulai ragu dengan perasaan sendiri | Photo by MART PRODUCTION on Pexels

“Sangat dimabuk asmara sampai akhirnya ilfeel dalam waktu singkat. Bahkan, aku sempat linglung juga.” Maya mencoba mendeskripsikan perasaannya saat itu.

Jika mengingat perasaannya yang berubah cepat dan nggak normal, ia yakin telah diguna-guna. Setelah sadar, Maya meminta putus. Namun, Anton nggak terima dan terus mencari sambil menghubungi Maya. Lantaran takut, Maya sampai nggak berani keluar rumah sama sekali. Pada satu titik, kelakuan Anton sudah melewati batas dan mengganggu Maya. Ia menegaskan nggak mau berhubungan lagi. Beruntungnya, orang-orang di desa dan teman-teman Maya ikut memperingatkan Anton.

“Ceritanya, ada perguruan silat yang membuka pelatihan di kampungku. Karena perguruan silat itu baru di kampungku, butuh pelatih dari luar desa. Kebetulan ada satu orang dari kampung lain, tapi masih satu kecamatan. Dia datang untuk ikut melatih. Kata temenku, dia ini tertarik sama aku. Awalnya biasa saja, tapi dia ternyata punya nomorku. Zaman itu, zaman SMS-an,” kata Maya memulai ceritanya.

Namun, ketika mengingat kejadian semasa tahun terakhir SMP dulu, Maya tetap merasa ganjil. Jatuh cinta yang dirasakannya malah cenderung aneh, nggak wajar, dan janggal. Dugaan-dugaan kalau ia kena guna-guna pun tak terhindarkan.

Akhirnya, Maya menanyakan lagi maksud perkataan itu. Setelah mendatangi temannya itu, Maya sampai pada kesimpulan kalau ia kena pelet. Menurut sang kawan, Maya kemungkinan kena pelet yang hanya diketahui perguruan silat tersebut. Sang kawan tahu karena dirinya juga melatih di tempat yang sama. Perasaan Maya pada Anton mulai berubah drastis disinyalir gara-gara peletnya sudah hilang.

Benar atau tidaknya pelet dalam cerita Maya, ada satu pesan yang bisa kita petik; menyukai atau mencintai seseorang bukan berarti memaksakan kehendak. Cinta seharusnya membebaskan, termasuk memberikan kebebasan pada yang orang dicintai untuk tidak membalas cinta kita. Ketika memang cinta kita tak berbalas, maka hadapi dan terima dengan hati yang lapang. Pasalnya, cinta memang nggak selalu selaras dengan takdir untuk bersama. Jangan sampai kita malah melakukan cara-cara buruk seperti pelet untuk mendapatkan hati seseorang.

Lahir dan tinggal di Jawa Timur, di sebuah kota yang lumayan lekat dengan trademark mistis, Maya nggak asing dengan pelet. Pun, ia menyakini adanya mantra-mantra magis yang bikin korbannya jatuh cinta dan klepek-klepek tak berdaya.

Biasanya, orang yang kena pelet akan merasakan serangkaian tanda-tanda ini:

Menyoal cinta, sebagian besar orang mungkin percaya kalau cinta memang nggak terduga. Awalnya, kita bisa benci setengah mati pada seseorang, tapi siapa sangka kita malah berakhir jatuh hati dengannya? “Namanya juga cinta,” kata orang-orang yang juga diamini oleh Maya. Perempuan yang sebentar lagi berumur 25 tahun ini sudah cukup khatam soal asmara dan perkencanan kiwari.

Perkenalannya terbilang singkat. Nggak sampai memakan waktu dua minggu, Maya dan cowok itu pacaran. Padahal, waktu itu hati Maya sudah terpaut dengan kakak kelas yang didekatinya selama setahun setengah lamanya. Apakah cinta memang seajaib ini, sampai-sampai hatinya berpaling pada orang lain dalam hitungan hari?

“Cuman teman-temanku mulai bilang untuk hati-hati, tapi aku nggak tahu apa yang dimaksud.”

Kebenaran pelet cinta memang masih diliputi tanda tanya. Bahkan, tak sedikit orang yang meragukannnya karena memang sulit dibuktikan. Logika kita mungkin menyangkalnya, tapi harus diakui kalau kita masih hidup dengan budaya mistis yang cukup kental. Jadi, dugaan-dugaan pelet dalam kisah asmara masih cukup sering terdengar.