Sports betting_Gambling platform_Blackjack card_Gaming Network

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Taruhan lotre

RRanking of Asian BookmakersinRanking of Asian BookmakersdRanking of Asian Bookmakersu yang melanda Ranking of Asian Bookmakerstak bosannya menghamRanking of Asian Bookmakerspiri. Ya, kamu dan saya selalu dihadirkan rasa rindu yang tak pernah menghilang ini. Kamu dan saya sama-sama selalu bersama menciptakan hubungan dengan mengesampingkan kerinduan. Padahal, kita pun tahu rindu ini telah membuncah dan sungguh menyulitkan untuk membiasakannya.

Ya, mereka yang selalu bersamamu, yang senantiasa menemanimu ke manapun untuk meghabiskan waktu. Ingin rasanya saya berada di sana juga, menukar posisi. Lantas saya sadar, bahwa hubungan ini memang tak bisa disepelekan. Apa yang sudah dijalani harus dijaga, dan inilah konsekuensinya.

Namun, tanpa disadari ternyata sekarang saya lebih sukses menjalani hubungan yang terpisah oleh jarak. Saya sadar bahwa yang mampu membuat ketenangan dan ketentraman dalam jiwa hanyalah doa. Melalui doa, kegundahan dalam hati menghilang dan apa yang terucap akan sampai padamu.

Hati ini kalut ketika mengingat bagaimana dulu kita merangkai kata saat melepas kepergianmu. Kita berdua mengikat janji untuk selalu tegar dalam menjalani hubungan. Tanpa harus selalu bersedih bersama, kita saling berkata untuk selalu kuat menghadapi apapun yang terjadi. Karena kamu dan saya adalah satu, yang senantiasa mengeluarkan upaya maksimal menghadirkan keromantisan bersama.

Kamu tentu paham bahwa jarak yang membentang ini menjadi salah satu yang dapat menimbulkan prahara. Rindu yang selalu menyertai dan tak ingin pergi ini sukses membuat saya uring-uringan. Beragam cara berkomunikasi telah kita coba dan semuanya tak ada hasil. Rindu ini masih melekat dalam jiwa, akan sosokmu dalam hari-hari saya, begitupun sebaliknya.

Tak hanya kerinduan, tapi rasa bahagia juga ada pada diri saat mengetahui bagaimana hari-harimu di sana. Bahwa kenyataannya kamu baik-baik saja dan tak ada hal yang mengganggu. Namun, ketika itu juga aku iri terhadap mereka.

“Saya sedang iri dengan mereka. Ingin sekarang juga menukar tempat untuk berada di dekatmu…”

Mungkin kamu bosan dengan apa yang saya bilang…

Rindu yang tak kunjung pergi ini selalu betah dalam diri saya. Oleh karena itu, “selamat” karena kamu berhasil membuat saya seperti ini. Saya paham ini memang harus dilalui, tapi tentu tak semudah itu, bukan? Proses yang dijalani ini tidak mudah. Saya pun berharap seiring berjalannya waktu akan menghilang.

Obat rindu yang paling ampuh adalah bertemu. Tapi saya paham, mewujudkan pertemuan pun tak semudah itu.

Walau tentu itu hanyalah omong kosong belaka. Namun, ada kelegaan saat saya telah mengutarakannya. Merealisasikan sebuah pertemuan meski hanya beberapa menit saja memang sulit. Saya pun tak berharap banyak dan hanya mampu mencurahkan saja, tanpa berharap lebih pertemuan akan terjadi.

ya, doa lha obat paling mujarab via favim.com

“Saya ingin bertemu, secepatnya.”

Suatu hari saya terbangun dan tersadar, bahwa ternyata aku tak di sana bersamamu. Ternyata semuanya adalah sebuah ilusi. Ilusi dari rasa rindu yang telah terpendam lama. Ilusi yang tercipta dari kerinduan yang diutarakan melalui komunikasi kekinian. Kemudian saya tahu, bahwa rasa rindu hanya mempan dijalani dengan baik melalui doa.

Dari saya yang selalu memanjatkan doa setiap hari, setiap detik ketika mengingatmu. Tak bosan saya ucap nama kita berdua, agar Tuhan selalu merencakan yang terbaik bagimu dan diri saya. Ya, semoga dan selalu.

“Teman, kamu?”

“Rindu memang indah, namun lambat laun akan sangat menyebalkan…”

“Lagi sama siapa?”

“Memendam rindu berhari-hari sangat tak menyenangkan. Bagaimana caramu menanganinya?”

Ya, dengan doa yang tak bosan dipanjatkan adalah obat terbaik yang dapat saya lakukan. Percayalah, bahwa doa dan salam saya selalu menghadirkan keindahan bagi hubungan ini. Dan itu, tentu lebih dari cukup, untuk sementara ini.